Pengelolaan SDA Yang Pro Kemiskinan
Ketergantungan masyarakat, terutama kelompok rentan dan miskin, terhadap sumber daya alam (SDA) cukup tinggi. Karena SDA merupakan sumber penghidupan bagi sebagian besar masyarakat, terutama di negara sedang berkembang seperti Indonesia. Karena merupakan sumber penghidupan masyarakat, tidak jarang pengelolaannya sarat dengan muatan konflik antar para pihak. Kelompok masyarakat rentan biasanya berada pada posisi terpinggirkan. Oleh karena itu, tata kelola SDA mesti berpihak pada kelompok rentan itu.
Berangkat dari persoalan di atas, SAMANTA mendorong adanya tata kelola SDA dan lingkungan yang mengedepankan keberpihakan pada kelompok masyarakat miskin. Mereka memiliki jaminan akses untuk mengelola SDA dan lingkungan. Upayanya dengan mengembangkan tata kelola SDA dan lingkungan yang berkeadilan dan berkelanjutan dengan pendekatan kerja kolaboratif. |